RASA LEZAT DI LIDAH


satedannasi-smallDalam tulisan-tulisan sebelumnya diperkenalkan bahwa sate manis betawi memiliki ragam rasa yang menyenangkan lidah. Terasa campuran unik dari manis, asin, asam dan gurih. Kok bisa gitu ya lidah kita membedakan dan menyimpulkan?
Memang ternyata lidah kita ini adalah salah satu alat super canggih dari Allah. Lidah manusia punya sekitar 10,000 taste buds yang terlibat dalam mendeteksi rasa.

Di Barat, ahli secara tradisional mengidentifikasi empat sensasi rasa: manis, asin, asam, dan pahit. Di belahan Timur, piquance dan umami (gurih/lezat) telah secara tradisional diidentifikasi sebagai rasa dasar juga. Baru-baru ini, psychophysicists dan ahli saraf telah memberitahukan kategori rasa lain (rasa asam lemak yang sangat mencolok, serta sensasi rasa logam dan air, meskipun yang terakhir ini sering diabaikan karena fenomena adaptasi rasa. Kini juga teridentifikasi bahwa lidah kita bisa merasakan Lemak, Calcium, Kering, Panas/Pedas, Dingin.

Kalau kita makan laksa betawi, soto betawi kita bisa merasakan rasa lemak di lidah kita. Apalagi kalau sop daging atau kuah bakso yang sudah agak dingin. Pasti kita merasakan lengket lemak. Lalu rasa dingin.. saat kita makan permen mint.
——
Pesan Sekarang Sate Manis Cang Soleh
021 – 541 0173
0811 976 411
0817 678 7391
021- 990 89 926
——

Kebanyakan orang bingung membedakan antara Selera(taste) dengan Rasa(flavor) Rasa(Flavor) adalah rasa kimia yang dirasakan oleh sel-sel reseptor khusus yang membentuk selera(Taste). Rasa adalah perpaduan dari beberapa indera. Untuk mengetahui rasa, otak tidak hanya menafsirkan rangsangan gustatory (taste), tetapi juga penciuman (bau) rangsangan dan sensasi taktil dan termal. Untuk makanan pedas, otak bahkan menggunakan faktor kesakitan(pain) sebagai salah satu aspek rasa.

Pengujian sensasi juga merupakan ilmu subjektif – rasa mungkin paling subjektif. Beberapa orang telah mewarisi sifat-sifat genetis yang membuat rasa makanan tertentu dinilai menjijikkan. Sementara, supertasters disebut, memiliki konsentrasi tinggi di atas rata-rata akan kemampuan reseptor rasa yang dimilikinya.

Kemampuan “Taste” manusia memberi petunjuk tentang makanan apa yang baik untuk dimakan dan apa yang berbahaya. Makanan manis biasanya memiliki kalori. Makanan asin memiliki vitamin dan mineral penting. Makanan asam bisa sehat, seperti jeruk. Makanan Pahit sering kali beracun.

Persepsi dari campuran ramuan rasa tidak begitu saja sebanding dengan jumlah komponen yang menyusunnya. Beberapa rasa dasar bersaing dengan rasa lainnya, sehingga saat kita menambahkan salah satu rasa maka akan mengurangi intensitas rasa lainnya. Contoh nya adalah, Lemonade, dibuat dari kombinasi jus lemon (asam) dan gula(manis, serta air. Tanpa gula, lemon juice dan air akan terasa asam. Saat gula ditambahkan, asam akan berkurang.
Banyak fatktor mempengaruhi persepsi Taste, diantaranya:
• Aging
• Color/vision impairments
• Pengaruh Hormonal
• Genetic variations
• Oral temperature
• Bahan kimia dan obat-obatan
• Natural Substances (such as Miracle fruit, which temporarily makes sour foods taste sweeter)
• CNS Tumors (esp. Temporal lobe lesions) and other neurological causes[36]
• Plugged noses
• Zinc deficiency

Ternyata untuk urusan lidah saja sebegitu rumit dan canggihnya. Berhubungan dengan otak, hidung dan lainnya. Sudah sepatutnya kita bersyukur atas anugerah lidah, sebuah organ canggih untuk kenikmatan kita. Alhamdulillah…

Selamat menikmati Sate Manis Betawi Cang Soleh dan mensyukuri nikmat Allah.

Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Taste
http://health.howstuffworks.com/taste.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s