Munjung dan Mentung


Dalam khazanah bahasa betawi, gundukan yang membukit disebut Munjung atau Mentung. Tapi penggungaan Munjung dan Mentung sungguh berbeda. Munjung dipakai untuk menerangkan urukan benda padat yang melampaui takaran dan kapasitas absorsbsi wadah. Menyendok nasi ke piring hingga membukit disebut sepiring mentung, tepai urukan pasir yang menggunung disebut munjung. Jelas, pasir lebih padat dari pada nasi. Munjung juga memiliki padanan kata lain yaitu Munjul. Ada daerah Jakarta barat yang bernama Tanjung Duren, sebenarnya kata tanjung tersebut adalah pelesetan dari tunjung yang sepadan artinya dengan munjul. Seru kan?!

Jika makan laksa betawi boleh ambil ketupatnya bertumpuk hingga munjung biar puas. Nah kalu gares sate manis betawi cang soleh, bole juga pake nasi sepiring mentung.

Ambooy lezaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s