Laksa Betawi yang terus diburu

Assalamualaikum.. langsung aja pesan sekarang ini laksa betawinya.

Banyak yang ingin datang langsung ke tempat kami untuk menyantap hidangan kami. Tapi dalam kesempatan ini kami mohon maaf sebesar-besarnya karena belum dapat memenuhi keinginan para customer yang ingin berkunjung dan makan langsung di tempat/restoran kami. Saat ini kami hanya melayani pembelian secara online. Kami menjual melalui website ini dan beberapa website lainnya. Semoga dalam beberapa waktu ke depan, para customer sudah bisa datang langsung ke tempat kami untuk menikmati hidangan kami dan juga menikmati suasana betawi yang begitu menarik. Aamiin.

Pribasa Kata orang betawi

Sudah sangat jarang pribasa kata betawi ini digunakan, bahkan mungkin dikalangan orang betawi sendiri. Untuk menyegarkan pikiran berikut dituangkan sedikit contoh pribasa kata betawi.

Ada ubi ada tales

(Pembalasan)

Tobangke gile

(makin tua makin genit, awalnya tobangke ini memiliki arti yang positif, yaitu walau sudah tua tapi tetap kekar dan gagah seperti pohon Wangka/Bangka, yang kayunya semakin kuat semakin tua umurnya)

Nenek-nenek kehilangan sisik

(Uring-uringan. Karena nenek biasanya doyan nyisik, ketika sisiknya ngumpet entah dimana maka si nenek bisa uring-uringan)

Mak dirodok

(makian. Gue reken seperak ame geretan (seseorang kurang berkualitas. Dulu rokok sebungkus harganya tidak sampai seperak, sudah begitu dapat bonus geretan(korek api) pula. Nah bila seseorang yang dinilai dengan seperak sama geretan, wah murah banget ya? )

Laga lu kayak bongtahay (gampang gede rasa, bongtahay bila di rendam di air akan mekar. Nama lain bongtahay adalah biji tempayang/kembang semangkok. Nama latinnya “Firmiana affinis Terracini”. Dipercaya sebagai obat radang tenggorokan dan sariawan. Berbentuk seperti akar-akaran.)

(rr/satebetawi.com)

Pesan sate manis betawi, laksa betawi, sambel terbang, ayam sampyok sekarang!, pesan sekarang! 0811 976 412 (shinta)

Munjung dan Mentung

Dalam khazanah bahasa betawi, gundukan yang membukit disebut Munjung atau Mentung. Tapi penggungaan Munjung dan Mentung sungguh berbeda. Munjung dipakai untuk menerangkan urukan benda padat yang melampaui takaran dan kapasitas absorsbsi wadah. Menyendok nasi ke piring hingga membukit disebut sepiring mentung, tepai urukan pasir yang menggunung disebut munjung. Jelas, pasir lebih padat dari pada nasi. Munjung juga memiliki padanan kata lain yaitu Munjul. Ada daerah Jakarta barat yang bernama Tanjung Duren, sebenarnya kata tanjung tersebut adalah pelesetan dari tunjung yang sepadan artinya dengan munjul. Seru kan?!

Jika makan laksa betawi boleh ambil ketupatnya bertumpuk hingga munjung biar puas. Nah kalu gares sate manis betawi cang soleh, bole juga pake nasi sepiring mentung.

Ambooy lezaat.

Tahukah anda Margonda itu apa?

Jalan Raya Margonda di depok sudah lebar. Pusat perbelanjaan berjejer, tempat makan berderet. Ramai, meriah dan kadang macet keadaannya sekarang. Jalan Margonda ini seperti penghubung antara Jakarta dan sekitarnya.

Berkenaan asal-usul nama jalan itu sangat sedikit orang yang tahu. Apakah margonda itu? Apakah nama benda, buah atau nama orang? Dari hasil pencarian informasi berkenaan dengan Margonda, penulis dapati bahwa Margonda adalah nama seorang pejuang yang tewas dalam revolusi fisik. Beliau kelahiran bogor. Mungkin inilah sebabnya jalannya Utama di kota depok ini memakai nama Margonda, seorang pejuang, sebagaimana kita bisa temui di Jakarta ada jalan protocol yang diberi nama Jl. Jenderal Sudirman.

Suku kata “Mar” dari Margonda merupakan singkatan dari Umar. Orang betawi saat periode pengislaman betawi banyak memberikan nama dengan awalan “Mar” seperti Marsasi, Mardali, Margani.

Referensi:

Profil Orang betawi, Saidi, Riwan, PT Gunara Kata

Sambel Terbang – Asli betawi

The delicious Sate manis betawi cang soleh™, brings you another hot and tasty menu

Sambel Terbang

It is crispy, tasty, and spicy.. make you feel fly

Mix it with rice and off course Sate Manis Betawi Cang Soleh™.